SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang mengadakan acara Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF), acara yang dilaksanakan untuk tanggal 5 agustus adalah kegiatan Ngagurah Dano. Ngagurah Dano merupakan salah satu kegiatan kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Serang, yaitu budaya turun temurun masyarakat yang berada di wilayah barat Kabupaten Serang, meliputi tiga kecamatan (Cinangka, Padarincang dan Mancak). Dan biasanya kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, pada saat puncak musim kemarau.

Adapun kegiatan Ngagurah Dano adalah mengambil ikan secara bersama-sama turun ke bantaran Sungai Cidano. Dengan menggunakan alat tangkap tradisional yaitu Sair, Tadah, Anco dan Jala. Biasanya ikan yang ditangkap adalah ikan khas sungai Cidano, seperti ikan Paitan, Nilem, Tawes dan Gabus.

Selain menangkap ikan, akan ada Bancakan bersama antara OPD, MUSPIDA Kabupaten Serang dan warga setempat. Tujuan Ngagurah Dano bukan hanya saja untuk menangkap ikan melainkan ajang silaturahmi bagi masyarakat bantaran Sungai Cidano dan sekitarnya. Oleh karena itu pada tahun ini, acara Ngagurah Dano dimasukan ke dalam rangkaian kegiatan AKCF (Anyer Krakatau Culture Festival) yang ke-2.

Adapun kegiatan yang dimulai dari Penanaman Pohon, Sayembara Newak Lauk (mengambil ikan) bersama Bupati Serang mulai dari Cipanas dan selesai di Tambakan, bacakan (makan bersama) di Jembatan Ciraab. Acara ini bertempat di Desa Wisata Cikolelet, Minggu, (5/8/2018).

Untuk kegiatan pendukung AKCF 2018, Ngagurah Dano tanggal 5 Agustus, Lomba Mancing Selat Sunda 2 september, Expo AKCF di Pendopo Bupati dari tanggal 7 sampai 9 september, Lomba silat Kaserangan piala bupati ke-3 dan gemar bakar ikan tanggal 15 September di Anyer, Lomba Kicau Burung tanggal 23 September, Adventure Trail AKCF tanggal 20 Oktober di Anyer.

Turut hadir, pemerintah daerah Kabupaten Serang, Dinas Pariwisata Provinsi Banten, dari perwakilan PT. Krakatau Tirta Industri (KTI), serta seluruh lapisan masyarakat Serang Barat.

Akong Gondrong selaku Project Director AKCF 2018 Funtastic Serang menjelaskan, perkiraan peserta dan pengunjung ditargetkan mencapai 20 ribu orang. “AKCF merupakan agenda tahunan kabupaten Serang dan sekarang AKCF yang ke-2, harapan kedepan setiap tahunnya menambah keramaian dan menambah konsep acara yang akan menaikan citra Kabupaten Serang di berbagai sektor,” tuturnya.

Disisi lain, Ojat Darojat selaku inisiator acara Ngagurah Dano mengatakan, tradisi budaya Ngagurah Dano ini adalah tradisi 4 kecamatan Serang di wilayah bagian barat. Tujuan diadakannya tradisi budaya Ngagurah Dano ini, yang pertama untuk membuka ruang bahwa berkeinginan tradisi budaya Ngagurah Dano sudah menjadi turun temurun masyarakat di Serang Barat supaya lebih dikenal luas lagi, yang kedua agar menjadi agenda rutin pemerintah Kabupaten Serang.

Dengan adanya Ngagurah Dano ini diharapkan bisa menjadi destinasi wisata budaya Di Kabupaten Serang. “Tempat ini untuk memancing dan menambah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Serang khususnya Desa Wisata Cikolelet yang memang sedang berbenah dalam rangka menjadi satu kawasan desa wisata di Kota Serang,” tutupnya. (lusi/aji)

Sumber : bantenevent.com

Komentar